Model
Berita Daerah

Ust. Dedi Iskandar Batubara Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Pematangsiantar

76
×

Ust. Dedi Iskandar Batubara Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Pematangsiantar

Sebarkan artikel ini

Pematangsiantar , BNFNEWS , –Anggota DPD/MPR RI, Ust. Dr. H. Dedi Iskandar Batubara, S.Sos., SH., MSP., melakukan kunjungan kerja dan ramah tamah ke Kota Pematangsiantar, Sabtu (11/4/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Kayu, depan Siantar Zoo, Jalan Simanuk Manuk, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat.

Dalam kunjungannya, Ust. Dedi didampingi oleh pimpinan cabang Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, dan Pertambangan (FSP KEP) SPSI wilayah Siantar-Simalungun.

Ketua cabang, Arif Namora Sitanggang, beserta jajaran pengurus turut hadir menyambut kedatangan tokoh legislatif tersebut.

Arif dalam kesempatannya juga memperkenalkan profil singkat Ust. Dedi Iskandar kepada seluruh warga yang hadir dalam acara tersebut.

Ust. Dedi yang juga menjabat sebagai Ketua PW Al Washliyah Sumatera Utara mengaku sudah tidak asing dengan kota ini.

Ia menyatakan, ini bukan pertama kalinya ia datang ke Siantar, namun kali ini adalah momen istimewa karena bisa bertatap muka langsung dengan masyarakat.

“Mungkin 3 atau 4 tahun lagi baru bisa ketemu lagi, mohon maaflah saya,” ujarnya disambut tawa warga.

Politisi senior ini menjelaskan kesibukannya yang padat, di mana waktu satu tahun terbagi dua antara tugas negara dan kegiatan di daerah.

“Saya di Jakarta itu cuma kayak pos saja, Senin sampai Rabu, sisanya Kamis sampai Minggu saya pulang lagi ke Medan,” jelasnya.

Menurutnya, banyak kegiatan penting di Sumatera Utara yang tidak bisa ditinggalkan, termasuk agenda organisasi Al Washliyah.

Atas dasar itu pula, ia memanfaatkan momen kunjungan kerja untuk bisa berinteraksi langsung dengan warga di Siantar.

Ia mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan, meski apa yang dibawa dinilainya mungkin tidak terlalu besar.

“Walaupun yang saya bawa barangkali enggak ada nilainya terlalu besar, tapi barangkali itu yang bisa saya sampaikan di siang hari ini,” tuturnya rendah hati.

Ust. Dedi juga mengenang masa mudanya, di mana sejak tahun 90-an ia sudah sering berkunjung ke kota ini menggunakan bus maupun kereta api.

Ia mengapresiasi pembangunan infrastruktur saat ini yang membuat perjalanan dari Medan ke Siantar menjadi jauh lebih singkat dan nyaman berkat jalan tol.

Dalam pertemuan tersebut, salah satu warga yakni Ustad Narimau menyampaikan keluhan terkait kondisi mushola di wilayah tersebut.

Mereka mengeluhkan minimnya perhatian dan bantuan dari pemerintah kota, diduga karena letak bangunan yang berada di pinggiran Daerah Aliran Sungai (DAS).

“Apakah memang karena letaknya di pinggiran DAS sehingga tidak mendapat perhatian? Kami harap keluhan ini bisa dibawa ke DPD RI,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Ust. Dedi mengakui bahwa persoalan serupa terjadi pada ribuan rumah ibadah lainnya dan saat ini terkendala oleh regulasi yang berlaku.

Ia menjelaskan bahwa solusi yang sedang dibahas kemungkinan besar berbentuk status wakaf dan bukan sertifikat hak milik, namun hal ini akan dijadikan pekerjaan rumah (PR) untuk ditindaklanjuti.

Sebelum mengakhiri sambutan, Ust. Dedi berpamitan karena harus melanjutkan perjalanan silaturahmi ke Tomuan. Ia memohon maaf jika ada kekurangan dan mengakhiri acara dengan doa serta salam.

Laporan : LS18