Pematangsiantar – Anggota DPRD Kota Pematangsiantar, Chairuddin Lubis dari Komisi III Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya menggelar kegiatan Reses Masa Sidang II Tahun 2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) II yang meliputi Kecamatan Siantar Martoba dan Siantar Sitalasari.
Kegiatan reses tersebut diawali dengan pembukaan oleh protokol, dilanjutkan dengan doa bersama serta kata sambutan dari perwakilan masyarakat. Dalam kesempatan itu, Lurah setempat, Fernando, SH turut menyampaikan sambutannya.
Dalam sambutannya, Fernando menyampaikan bahwa kegiatan reses merupakan momentum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, serta kebutuhan pembangunan di lingkungan masing-masing.
“Melalui reses ini, masyarakat dapat menyampaikan berbagai aspirasi yang nantinya akan diagendakan menjadi bagian dari tahapan pembangunan serta peningkatan pelayanan di berbagai bidang di Kota Pematangsiantar,” ujarnya.
Sementara itu, anggota DPRD Kota Pematangsiantar dari Dapil II, Chairuddin Lubis, menegaskan komitmennya untuk menampung setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat, baik secara langsung dalam kegiatan reses maupun melalui komunikasi lainnya.
“Saya siap menerima dan menampung seluruh aspirasi masyarakat. Semua masukan ini akan kita perjuangkan dan kita teruskan kepada instansi terkait agar dapat ditindaklanjuti,” ungkapnya.
Dalam sesi tanya jawab, sejumlah warga menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan mereka. Salah satunya disampaikan oleh Siti Ramlah Siahaan yang mengeluhkan banjir yang kerap terjadi setiap kali hujan turun di kawasan Jalan Tower dan sekitarnya.
Selain itu, warga lainnya, Dedi Simbolon, mengungkapkan kekhawatirannya terkait kondisi tanah di sekitar rumahnya yang sering mengalami longsor.
Keluhan juga datang dari Ratna, warga Blok 9 Ujung, yang menyampaikan bahwa fasilitas komunal program pemerintah di daerahnya banyak yang rusak atau terputus. Ia juga mengeluhkan kondisi lingkungan yang sering dilanda banjir akibat tidak adanya saluran drainase atau parit yang memadai.
Sementara itu, Nila menyoroti persoalan bantuan sosial (bansos) di Kelurahan Basorma. Ia menyebutkan masih banyak warga yang dinilai layak menerima bantuan namun belum terdata sebagai penerima bantuan dari pemerintah.
Tak hanya itu, beberapa warga juga menyampaikan keberatan terkait keberadaan tempat pembuangan sampah serta persoalan ternak yang dinilai mengganggu kenyamanan lingkungan.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Chairuddin Lubis menyatakan bahwa seluruh masukan dari masyarakat akan dicatat dan diagendakan untuk dibahas dalam rapat serta diteruskan kepada instansi pemerintah terkait.
Ia juga menekankan kepada pihak kelurahan agar melakukan pendataan secara akurat terhadap masyarakat yang layak menerima bantuan sosial maupun program pemerintah lainnya.
“Seluruh aspirasi masyarakat ini akan kita dorong untuk ditindaklanjuti. Kami juga meminta kepada pemerintah dan instansi terkait agar benar-benar memperhatikan dan merealisasikan kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Di akhir kegiatan reses, Chairuddin Lubis juga berpesan kepada seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, toleransi, serta mempererat silaturahmi antar sesama warga di Kota Pematangsiantar.
“Silaturahmi dan toleransi harus terus kita jaga, baik antar warga maupun dengan seluruh unsur pemerintahan, demi terciptanya suasana yang aman dan harmonis di kota yang kita cintai ini,” pungkasnya.
Laporan ; Awal Tobing





