PEMATANGSIANTAR , BNFNEWS – Masalah tingginya biaya parkir kembali menjadi sorotan dan menuai keluhan dari sejumlah keluarga pasien di Rumah Sakit Vita Insani, Jalan Merdeka, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, Jumat (15/5/2026). Persoalan ini kerap menimbulkan polemik dan menjadi pembahasan hangat di tengah masyarakat kota tersebut.
Keluhan ini disampaikan langsung oleh salah satu pendamping pasien rawat inap yang bernama Ucok. Ia mengaku merasa sangat terbebani dengan sistem penetapan tarif parkir yang diterapkan di lingkungan rumah sakit tempat anggota keluarganya dirawat.
Menurut Ucok, beban itu terasa semakin berat mengingat tugasnya sebagai pendamping pasien mengharuskan dirinya keluar masuk area rumah sakit berkali-kali dalam sehari untuk berbagai keperluan. Mulai dari mengambil kebutuhan pasien, seperti termos, obat-obatan, hingga perlengkapan lainnya.
“Kami kan menjaga pasien yang sedang dirawat, tentu banyak kebutuhan yang harus disiapkan. Tapi setiap kali keluar masuk area parkir, kami selalu dikenakan biaya baru dan harus mengambil karcis ulang,” keluhnya dengan nada kesal.
Belum lagi, tambah Ucok, apabila kendaraan sepeda motornya menginap di tempat parkir semalaman. Saat hendak keluar keesokan paginya, ia harus membayar biaya sebesar Rp12.000. Jumlah itu dinilainya terlalu tinggi dan memberatkan kondisi keuangannya sebagai keluarga pasien.
Jika masa perawatan pasien berlangsung selama tiga hari hingga satu minggu, maka akumulasi biaya parkir yang harus dikeluarkan menjadi sangat besar. Hal ini dirasakan semakin memberatkan di tengah biaya pengobatan yang sudah menjadi tanggungan utama keluarga.
Masyarakat menilai sistem perhitungan parkir berbasis jam seperti itu seharusnya tidak diberlakukan sama kepada pendamping pasien. Sebab, status pendamping sangat mudah dikenali dengan tanda pengenal khusus atau bet pendamping yang dikeluarkan resmi oleh pihak rumah sakit.
Hingga saat berita ini dimuat, pihak pengelola sistem parkir digital yang diterapkan di RS Vita Insani belum dapat dihubungi untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Akibatnya, keluhan yang disampaikan oleh para pendamping pasien tersebut belum mendapatkan jawaban yang jelas.
BNFNEWS.com tetap membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak manajemen untuk menyampaikan tanggapan maupun klarifikasi resmi terkait pemberitaan ini sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat.
Laporan : LS18





