Model
Berita Daerah

Pedagang Rojer Pasar Horas Keluhkan Kesulitan Mendapatkan Pasokan Barang dari Bandung

290
×

Pedagang Rojer Pasar Horas Keluhkan Kesulitan Mendapatkan Pasokan Barang dari Bandung

Sebarkan artikel ini

Pematangsiantar , BNFNEWS – Pedagang pakaian bekas impor (rojer)di pasar horas jaya, kel. Dwikora, kec. Siantar barat, kota pematangsiantar, tanggapi sedih atas rencana menteri keuangan (menkeu) purbaya yudhi sadewa yang ingin menggalakkan lagi larangan impor bal pakaian bekas.

Kalau pengiriman atau larangan untuk menjual pakaian bekas (rojer) bakal di tutup, kami mau kerja apa lagi? Sumber penghasilan kami hanya dari sini,” Kata enjel Br situmorang salah satu pedagang pakain bekas (rojer) di pasar horas jaya, senin (17/11/2025)

Saat ini, pakaian bekas (rojer) yang di jual pedagang, berasal dari luar pulau sumatera, tepatnya dari bandung jawa barat.selain haraganya mahal, di tambah ongkos kirim maupun biaya lain-lain termasuk pengamanan dijalan.
Oleh karena itu selain pedagang rojer harus punya modal ekstra, agen pakaian bekas juga sudah mulai berkurang yang membuat pedagang sangat susah untuk mendapatkan barang yang hendak kami jual.

Br. Situmorang mengatakan, saat menjelang natal dan tahun baru bisa dipastikan selain harganya mahal, pedagang juga sulit mendapatkan barang.
Dan mengenai razia pakaian bekas eks luar negeri memang sudah tidak pwrnah lagi di lakukan pada dua tahun terakhir ini.

Menurutnya, munculnya pedagang pakain bekas (rojer) di karenakan sulit nya mencari lapangan pekerjaan, jadi untuk apalah dilarang? Kan berjualan rojer juga bisa menekan angka pengangguran di indonesia ini. Sebab saat anak-anak tamat SMA sederajat atau putus kuliah, berdagang menjadi solusi termasuk berjualan rojer.

Sementara pedagang bermarga sitompul berpendapat, pelarangan pakaian bekas eks luar negeri masuk ke indonesia terindikasi berbau politik “dagang”. Dengan adanya pelarangan, barang sulit untuk didapatkan bahkan langka dan harganya menjadi mahal. Paling di untungkan hanya para saudagar dan pemasok ilegal yang mampu mengatur oknum-oknum keamanan ” Nakal”.

Dari dulu pakaian bekas (rojer) selalu dilarang masuk. Tapi, nyatanya tetap banyak beredar. Kalau katanya main “kucing-kucingan” Iya benar dan di balik semua itu, ada oknum-oknum tertentu yang di untungkan,”kata bang tompul

Sementara itu, Larsen Simatupang ketua pemuda pancasila unit pusat pasar kota pematangsiantar saat di temui di pasar horas menanggapi, terkait kebijakan menteri keuangan (menkeu) purbaya yudhi sadewa agar mempertimbangkan dan mengkaji ulang kebijakan pelarangan total penjualan pakaian bekas impor (thrifting).

Ia berharap pemerintah dapat mencari solusi yang adil serta menyusun peta jalan (roadmap) atau regulasi yang jelas dan terukur bagi kelangsungan usaha para pedagang pakaian bekas (rojer).ucapnya singkat. (Alt)