Model
Berita DaerahNasional

Masyarakat Kelurahan Aek Nauli Tolak, Rencana Pengambil Alihan Mual Kobun Oleh Pihak PDAM Pematangsiantar

57
×

Masyarakat Kelurahan Aek Nauli Tolak, Rencana Pengambil Alihan Mual Kobun Oleh Pihak PDAM Pematangsiantar

Sebarkan artikel ini

 

PEMATANGSIANTAR, BNFNEWS – Masyarakat kelurahan Aek Nauli tolak adanya rencana PDAM Tirta Uli kota Pematangsiantar ingin mengelola Umbul Mual Kobun yang terletak di Jalan. Mata Air, kelurahan Aek Nauli, kecamatan Siantar Selatan kota Pematangsiantar.

Umbul Mual Kobun mulai dahulu sebelum adanya PDAM, Mual Kobun tersebut selalu digunakan masyarakat daerah Aek Nauli sebagai tempat mandi, menyuci dan tempat mengambil air minum pribadi masyarakat setempat.

Mual Kobun tersebut merupakan sebuah sejarah bagi masyarakat kelurahan Aek Nauli dimana Mual Kobun tersebut menjadi sebuah kenang-kenangan bagi masyarakat Aek Nauli dan juga merupakan warisan alam yang diberikan Tuhan kepada masyarakat Aek Nauli.

Setiap anak rantau pulang ke kampung (kelurahan Aek Nauli) selalu terlebih dahulu melihat Mual Kobun dimana Mual Kobun tersebut dahulunya tempat mereka bermain dan mandi bersama teman-teman mereka, bukan hanya itu saja Mual Kobun tersebut dulunya tempat mengambil air bersih untuk dikonsumsi oleh keluarga mereka.

Salah satu warga marga Situmorang menyampaikan dan menolak adanya rencana Mual Kobun tersebut ingin dikelola oleh pihak PDAM Tirta Uli kota Pematangsiantar

“Saya selaku warga setempat dilingkungan Mual Kobun menolak adanya rencana PDAM Tirta Uli kota Pematangsiantar untuk mengambil alih fungsi Mual Kobun tersebut” ungkapnya dengan tegas pada waktu sosialisasi yang dilaksanakan oleh pihak PDAM. Rabu (22/7/2026)

Mual Kobun tersebut merupakan sebuah sejarah buat masyarakat kelurahan Aek Nauli, dimana mulai dahulu Mual Kobun tersebut selalu digunakan masyarakat Aek Nauli dan tidak pernah ditelantarkan

“Kenapa sekarang pihak PDAM ambisi untuk mengelola Mual Kobun tersebut, kenapa tidak mulai dari dahulu dikelola. Kami tidak pernah menelantarkan Mual Kobun ini dan selalu kami rawat” ujarnya dengan nada yang keras

Hal senada yang disampaikan oleh boru Simanjuntak juga menolak pihak PDAM untuk mengambil alih Mual Kobun untuk dikelola PDAM

“Saya setiap saat memberikan waktu saya untuk membersihkan Mual Kobun tersebut, bukan hanya itu saja warga sekitar mual kobun setiap tahun bersama-sama bergotongroyong membersihkan dan kami masyarakat sekitar tidak pernah menelantarkan Mual Kobun ini” ungkapnya

Dari pantauan kru media ini dengan adanya perdebatan yang hangat seluruh masyarakat membubarkan diri meninggalkan sosialisasi tanda rasa kekecewaan serta penolakan terhadap pihak PDAM Tirta Uli.

 

Laporan : WB